Majalah Bune Haba Raih Public Relations Indonesia Awards 2026

13 / 02 / 2026 Siaran Pers

Majalah Bune Haba Raih Public Relations Indonesia Awards 2026

Yogyakarta, 13 Februari 2026— Majalah triwulan PT Sumbawa Timur Mining (STM), Bune Haba edisi ke-25, terpilih sebagai Bronze Winner pada Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 kategori Owned Media, subkategori Majalah Internal. Ajang ini diselenggarakan oleh organisasi dan media kehumasan ternama, PR Indonesia Group, sebagai bentuk apresiasi terhadap praktik kehumasan terbaik di Indonesia. Penyerahan penghargaan berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan, Kota Yogyakarta, pada malam puncak PRIA 2026.

Tema yang diusung pada penyelenggaraan PRIA tahun ini adalah “Merajut Narasi dan Menguatkan Reputasi untuk Negeri”. Ratusan peserta yang berasal dari lembaga pemerintah, badan usaha milik negara, serta korporasi swasta, berkompetisi di sembilan kategori penghargaan yang tersedia. Kategori tersebut terdiri dari Insan PR Indonesia, Owned Media, Kanal Digital, Manajemen Krisis, Laporan Tahunan, Program Komunikasi Social Responsibility (SR), Program PR, Departemen PR, dan Public Affairs. Tahun ini, PRIA mengumumkan 269 pemenang dari 534 entri di berbagai kategori tersebut.

Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Titis Widiatmoko (Editor in Chief Liputan6.com), Dian Adi Prasetyo (Weber Shandwick), Ryo Ardian (Direktur Data Wave Corpora Indonesia), Tuhu Nugraha (Pakar Government Relations dan Metaverse), Puspitasari (Dosen Komunikasi Universitas Indonesia), Firsan Nova (CEO Nexus Risk Management & Srategic Communication), Arya Gumilar (Direktur Data Wave Corpora Indonesia), dan Verlyana Hitipeuw (CEO & Principal Consultant Kiroyan Partners).

Pendiri yang juga menjabat sebagai CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, mengatakan bahwa PRIA berkembang sebagai ajang bergengsi dan barometer prestasi bagi para praktisi humas di Indonesia. Sejak tahun 2016, PRIA telah mewadahi para praktisi humas untuk memperluas rekognisi, bertukar pengetahuan, dan menjalin relasi. Terlihat pada pelaksanaan tahun ini, PRIA tidak hanya mengadakan penghargaan, tetapi juga konferensi dan lokakarya dengan berbagai topik seputar kehumasan. 

Asmono mengungkapkan, dari PRIA edisi ke-11 ini, terlihat bahwa kinerja-kinerja komunikasi semakin berdampak. “Satu dekade ke depan, kita akan menemukan semakin banyak korporasi, kementerian, dan lembaga, yang sadar bahwa komunikasi bukan semata-mata support system, tetapi main system. Dengan komunikasi, segala yang kita lakukan akan menjadi lebih baik,” ujar Asmono saat memberikan sambutan pembuka di malam puncak PRIA 2026.

Pria yang pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pers periode 2022-2025 itu pun memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang PRIA 2026. Ia berharap, penghargaan ini menjadi pengakuan sekaligus pengingat terhadap tanggung jawab setiap praktisi humas di organisasinya masing-masing. "Semoga penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras, sekaligus pengingat bahwa tanggung jawab kita ke depan semakin besar," tandasnya.

Head of Corporate Communications STM, Cindy Elza, menyambut baik penghargaan yang diraih STM dalam PRIA 2026. “Terima kasih kepada PR Indonesia Group atas apresiasinya terhadap majalah Bune Haba. Penghargaan ini semakin memotivasi STM untuk terus menyajikan produk komunikasi yang bermakna dan menginspirasi, sebagai bentuk keterbukaan informasi perusahaan. Ini adalah bagian dari upaya STM mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance),” ujarnya.

Majalah Bune Haba terbit tiga bulan sekali dalam bentuk cetak dan digital. Nama Bune Haba terinspirasi dari bahasa Dompu yang bermakna Apa Kabar. Majalah ini menjadi salah satu cara STM untuk menyapa para pemangku kepentingan, baik kalangan internal maupun eksternal, dengan menyajikan informasi terbaru tentang perkembangan proyek. Berbagai edisi majalah Bune Haba dapat diakses secara daring di halaman Publikasi website resmi STM, termasuk edisi ke-25 penerbitan Juli 2025, yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang PRIA 2026. 

***

Tentang PT Sumbawa Timur Mining

PT Sumbawa Timur Mining (STM) merupakan perusahaan joint venture antara PT Aneka Tambang Tbk (20%) dan Eastern Star Resources Pty Ltd (80%). STM mengelola Proyek Hu’u, sebuah proyek eksplorasi tembaga yang beroperasi di bawah Kontrak Karya (KK) Generasi ke-7 di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Wilayah KK ini juga menyimpan sumber daya panas bumi. Untuk mengeksplorasi potensi ini, STM mendirikan perusahaan afiliasi PT Sumbawa Timur Geothermal (STG), yang telah menerima Izin Panas Bumi (IPB) dari pemerintah. STM kini terus melanjutkan perjalanan untuk mencapai visinya menjadi operasi pertambangan tembaga kelas dunia yang didukung oleh energi terbarukan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Tim Komunikasi STM.

Share
Sumbawa Timur Mining
Sumbawa Timur Mining