Sumedang, 18 Februari 2026— PT Sumbawa Timur Mining (STM) menghibahkan sampel inti Deposit Onto kepada Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mendukung pengembangan riset geologi. Sampel inti tersebut juga dilengkapi buklet berjudul Geological Learning from the Onto Deposit dan poster ilmiah berjudul Onto High Sulphidation-Porphyry Copper Project untuk memperjelas konteks kajian deposit. Acara serah terima seluruh materi edukasi tersebut berlangsung di Gedung Dekanat Fakultas Teknik Geologi, Kampus Utama Jatinangor Unpad.
Deposit Onto adalah deposit tembaga-emas yang ditemukan oleh tim eksplorasi STM di area kerja Proyek Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Deposit ini terletak di kawasan pegunungan yang lebat, sekitar 500 meter di bawah permukaan, dan tersembunyi di bawah batuan vulkanik tanpa tanda mineralisasi. Penemuan ini didapatkan melalui pengeboran sedalam 800 meter setelah pemetaan rinci, pengambilan sampel sedimen sungai dan tanah, serta survei geofisika udara—termasuk LiDAR, magnetik, dan radiometrik.
Metode eksplorasi inovatif yang digunakan oleh tim penemu Deposit Onto dalam menghadapi tantangan teknis, membuat mereka mendapatkan rekognisi global. Pada 2025, Prospectors and Developers Association of Canada (PDAC) menganugerahkan Thayer Lindsley Award kepada tim penemu Deposit Onto, menegaskan bahwa penemuan ini menjadi salah satu yang paling signifikan dalam dua dekade terakhir. STM pun ingin berbagi penemuan penting ini kepada FTG Unpad untuk memperkaya khazanah ilmu kebumian.
Sampel inti Deposit Onto yang diserahkan kepada FTG Unpad merepresentasikan variasi litologi, sistem alterasi hidrotermal, dan pola mineralisasi yang menjadi dasar evaluasi sumber daya serta kelayakan teknis dan ekonomi Proyek Hu’u. Di lingkungan akademis, material ini dimanfaatkan untuk melatih observasi, analisis, dan interpretasi data geologi berbasis bukti lapangan.
Sementara itu, buklet Deposit Onto memuat ringkasan evolusi geologi, karakteristik batuan pembawa mineral, tipe alterasi, serta penjabaran mineralisasi pada sampel inti yang diserahkan. Adapun poster ilmiah Deposit Onto menyajikan visualisasi litologi, sistem alterasi high sulphidation, porfiri, dan model genetik Deposit Onto. Materi ini dirancang untuk menjembatani teori di kelas dengan praktik eksplorasi di lapangan.
Dekan FTG Unpad, Boy Yoseph (kiri), dan Manager Exploration STM, Galih Perdana (kanan), menandatangani berita acara serah terima hibah sampel inti Deposit Onto beserta materi edukasi pendukung.
Dekan FTG Unpad, Dr.Eng. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam, S.T., M.T., menyatakan kolaborasi ini memberi nilai tambah konkret bagi proses akademis. “Kami mengapresiasi kontribusi PT Sumbawa Timur Mining melalui penyerahan sampel inti Deposit Onto beserta materi edukatif pendukung. Kolaborasi ini memperkaya sarana pembelajaran dan penelitian di FTG Unpad, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami proses geologi dan eksplorasi secara langsung dari praktik industri,” ungkapnya.
Selain itu, Boy Yoseph menambahkan bahwa sampel inti tersebut menjadi sumber pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa dalam memahami keterkaitan antara teori dan praktik eksplorasi, termasuk pada praktikum mineralogi dan petrografi. Pendekatan berbasis kasus nyata ini dinilai penting untuk membangun kompetensi analitis dan ketelitian ilmiah calon geolog. Ia berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Head of Communications STM, Cindy Elza, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan riset geologi di Indonesia. “Eksplorasi yang bertanggung jawab selalu berangkat dari pendekatan ilmiah. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat pembelajaran berbasis data nyata sekaligus membangun kemitraan jangka panjang antara industri dan institusi pendidikan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, perguruan tinggi memperoleh akses pada data dan material primer, sementara industri mendapatkan mitra akademis untuk pengembangan riset kebumian. Sinergi tersebut mendorong pertukaran pengetahuan secara terstruktur dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung penguatan sumber daya manusia yang kuat secara teoretis sekaligus terampil dalam analisis data lapangan dan evaluasi temuan mineral.
Kolaborasi antara STM dan FTG Unpad ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada Mei 2025 lalu misalnya, FTG Unpad melakukan kunjungan studi ke Proyek Hu’u, yang turut melibatkan dosen dan mahasiswa University of Geneva. Kegiatan tersebut membuka ruang diskusi ilmiah lintas institusi dan memperluas wawasan mengenai praktik eksplorasi tembaga-emas di Indonesia. Rangkaian kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi yang berkelanjutan.
***
Tentang PT Sumbawa Timur Mining
PT Sumbawa Timur Mining (STM) merupakan perusahaan joint venture antara PT Aneka Tambang Tbk (20%) dan Eastern Star Resources Pty Ltd (80%). STM mengelola Proyek Hu’u, sebuah proyek eksplorasi tembaga yang beroperasi di bawah Kontrak Karya (KK) Generasi ke-7 di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Wilayah KK ini juga menyimpan sumber daya panas bumi. Untuk mengeksplorasi potensi ini, STM mendirikan perusahaan afiliasi PT Sumbawa Timur Geothermal (STG), yang telah menerima Izin Panas Bumi (IPB) dari pemerintah. STM kini terus melanjutkan perjalanan untuk mencapai visinya menjadi operasi pertambangan tembaga kelas dunia yang didukung oleh energi terbarukan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Tim Komunikasi STM.